Aku sekarang ini sedang menjalani studi menuju sarjana, di jurusan Desain Interior, sebuah jurusan yang bisa kukatakan, jurusan ini jurusan yang aku suka, sekaligus juga tidak kusuka. Yap, di sini aku berteman dengan garis, denah, perspektif, CAD, material, dan masih banyak lagi hal-hal yang tiap harinya akan melayang-layang dalam pikiranku. Aku suka. Jujur, aku tertarik. Tapi aku ngerasa nggak mampu berpikir kreatif untuk menciptakan ruangan bagus, berkali-kali aku coba, tapi, yahh... masih, belum ada hasil.
Layaknya seorang anak kecil, aku mendambakan keajaiban yang datang dari tongkat ibu peri yang datang di malam hari, kemudian percikan cahaya keajaiban itu mengenai wajahku, dan kemudian aku terbang melayang di angkasa (dengan badan yang bongsor ini) dan melihat segala hal yang bisa menjadi inspirasi bagiku untuk mendesain ruang. Terus, setelah selesai, aku dengan badan yang jumbo ini, jatuh ke atas kasur dan tertidur pulas, kemudian esok harinya mendapati tugas asistensian studio udah jadi.
Namun semua itu, hanya mimpi / That's right, baby! / Bagimu...huu...huuuJadi, sémua itu hanya mimpi? / Ya iya lah, masa' ya iya dong? Duren aja dibelah, bukan dibedong!
♪ "Bukan Superstar" - Project Pop
Yah, itu memang cuma mimpi. Sekarang, kenyataannya, aku malah baru ingat kalau buku gambar asistensian ketinggalan di studio, lupa diambil. Okelahkalaubegitu. Sisa-sisa hari tenang ini akan kulewati dengan hal-hal yang lumayan berguna, seperti... Jalan-jalan ke BEC walau lagi kéré. Huhuhu. Yang penting jalan-jalan deh, ya, 'kan? Hehehe...
Kesimpulannya adalah, aku harus tetap berusaha di Desain Interior ini, walaupun aku gak punya dasar dan referensi samasekali (yaiyalah, aku anak kelempar jurusan gara-gara IP gak mencukupi...) tapi aku yakin, aku bakal bisa ngedesain ruangan. Kalau gak sekarang, ya, nanti-nanti, deh...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar